Informasi

Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Visi BKN : Menjadi Pembina dan Penyelenggara Manajemen Kepegawaian yang Profesional dan Bermartabat Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani dengan Peduli, Iklas dan Bertanggungjawab ... ;
Selasa, 21 Mei 2019 - 11:02:43 WIB

STIN Mengawali Rangkaian Seleksi Sekolah Kedinasan Di Station CAT Kanreg I BKN


Diposting oleh : Teamweb
Kategori: Kepegawaian - Dibaca: 1884 kali

STIN Mengawali Rangkaian Seleksi Sekolah Kedinasan Di Station CAT Kanreg I BKN
Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) menyelenggarakan seleksi penerimaan dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN. Khusus di wilayah Kanreg I BKN Yogyakarta, pelaksanaan ujian diikuti 644 peserta selama 2 (dua) hari mulai Senin-Selasa (20-21/05) di station CAT Kanreg I BKN.

Pelaksanaan tes dibagi kedalam empat sesi, masing-masing sesi berlangsung selama 90 menit. Sesi dimulai pada pukul 08.00 dan berakhir pada pukul 16.00. Selama mengikuti seleksi, peserta diwajibkan untuk memakai kemeja putih dan celana / rok panjang berwarna hitam. Peserta seleksi juga diminta hadir satu jam sebelum ujian dimulai guna melakukan registrasi.

SKD Sekolah Kedinasan Tahun 2019 menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN, yang terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebanyak 35 soal, Tes Intelegensia Umum (TIU) 30 soal, dan sebanyak 35 soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Peserta harus mampu memenuhi nilai ambang batas (passing grade) untuk dapat melaju ke tahapan selanjutnya. Untuk nilai TWK minimal 75 poin, TIU 80 poin, dan TKP 143 sesuai dengan Pemeraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 6 Tahun 2019.

Pelaksanaan seleksi di STIN ini berbeda dengan sekolah kedinasan lainnya. Khusus untuk STIN tidak terdapat layar monitor yang menayangkan daftar nilai peserta yang telah mengikuti SKD. Hal ini bertujuan untuk menjaga kerahasiaan data dari para peserta SKD STIN.

“Untuk seleksi STIN tidak ada layar monitor, karena kami harus menjaga data pribadi peserta yang nantinya akan menjadi bagian dari Badan Intelijen Negara,” Kata Kepala BKN Bima Haria Wibisana menginformasikan kepada para orang tua peserta SKD STIN saat mengikuti SKD di BKN Pusat.

Sekolah Kedinasan merupakan satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Perhubungan. Selanjutnya Badan Pusat Statistik, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, Badan Intelijen Negara, dan Badan Siber dan Sandi Negara dengan pola ikatan dinas dan/atau pola pembibitan.