Informasi

Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Visi BKN : Menjadi Pembina dan Penyelenggara Manajemen Kepegawaian yang Profesional dan Bermartabat Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani dengan Peduli, Iklas dan Bertanggungjawab ... ;
Kamis, 15 Maret 2018 - 14:52:47 WIB

Penegakan Disiplin Pegawai Harus Dalam Bingkai Semangat Pembinaan


Diposting oleh : Teamweb
Kategori: Kepegawaian - Dibaca: 908 kali

Penegakan Disiplin Pegawai Harus Dalam Bingkai Semangat Pembinaan
“Konteksnya adalah pembinaan, jadi setiap punishment esensinya adalah bentuk dari upaya pembinaan dan hal ini harus dapat terdeteksi sejak dini” demikian salah pernyataan yang disampaikan Kepala BKN Bima Haria Wibisana saat membuka kegiatan workshop tata cara penjatuhan hukuman disiplin PNS dan penyelesaian sengketa kepegawaian. Acara yang diselenggarakan Kamis (15/03 2018) ini diikuti oleh para pengalola kepegawaian di lingkup wilayah kerja Kanreg I BKN.
 
Kepala BKN menekankan dalam melihat pelanggaran disiplin PNS, perlu digarisbawahi bahwa semangat yang ada didalamnya harusnya selaras dengan konteks pembinaan pegawai, bukan usur kepentingan, balas dendam, maupun lainnya. Sehingga, dalam pelaksanaannya harus terdeteksi dan terdokumentasi sejak dini. “Dua hari saja tidak masuk kerja harus segera ada respon ditanya kenapa tidak masuk. Enam hari tidak masuk kerja sudah harus diberi peringatan, dan seterusnya” Ungkap Bima.
 
Kepala BKN juga mengingatkan bahwa atasan langsung memiliki peran penting dalam seluruh rangkaian pembinaan pegawai. Atasan langsung harus juga bertanggung jawab atas pelanggaran yang dilakukan bawahannya karena proses kontrol bersifat berjenjang.
 
Terkait dengan Badan Pertimbangan Kepegawaian (Bapek), Kepala BKN mengingatkan bahwa keberadaan Bapek adalah garda terakhir dalam setiap banding administratif sengketa kepegawaian. Sebelum kesana, terdapat unsur lain yang seharusnya dapat diintensifkan perannya baik pada level instansi, Pejabat Pembina Kepegawaian, maupun atasan langsung pegawai. 
 
Keputusan Bapek bersifat final dan mengikat karena Bapek merupakan kepanjangan tangan dari Presiden dalam memutus setiap sengketa administratif kepegawaian. Sejauh ini, Bapek belum pernah mengubah keputusan yang telah ditetapkannya.