Informasi

Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Visi BKN : Menjadi Pembina dan Penyelenggara Manajemen Kepegawaian yang Profesional dan Bermartabat Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani dengan Peduli, Iklas dan Bertanggungjawab ... ;
Jumat, 26 Februari 2016 - 13:49:40 WIB

PERPANJANGAN REGISTRASI DAN PENGISIAN E-PUPNS PERIODE 18 PEBRUARI - 31 MARET 2016


Diposting oleh : Ahyu Wulandari
Kategori: Kepegawaian - Dibaca: 1883 kali

PERPANJANGAN REGISTRASI DAN PENGISIAN E-PUPNS PERIODE 18 PEBRUARI - 31 MARET 2016

Sehubungan dengan masih terdapat 93.721 PNS yang belum melakukan registrasi pendataan e-PUPNS, dan mengingat pentingnya tujuan e-pupns untuk pemutakhiran dan menghindari penonaktifan data PNS maka BKN memberi perpanjangan waktu bagi PNS yang belum mendaftar dan mengisi ulang e-Pupns hingga tanggal 31 Maret 2016.

Berkenaan dengan hal tersebut, maka bagi PNS yang belum mendaftar harap segera menghubungi Instansi masing-masing dan instansi masing-masing menyampaikan daftar nama PNS yang belum mendaftar e-PUPNS kepada Kepala Biro/Kepala BKD.

Kepala Biro / Kepala BKD mengajukan permohonan pembukaan akses untuk registrasi e-PUPNS disertai daftar nama-nama PNS yang akan melakukan registrasi dengan mengisi daftar susulan e-PUPNS pada portal pupns.bkn.go.id.  Admin akan memberikan  profil operator entri. Selanjutnya usulan tersebut disampaikan ke satgaspupns@gmail.com atau fax ke 021-8093776.

SOP nya adalah sebagai berikut:

1.       Petugas mengisi daftar usulan perpanjangan di menu Entri Pupns Susulan pada halaman admin portal pupns.bkn.go.id.

2.       Kepala Biro/Kepala BKD Membuat surat permohonan perpanjangan registrasi e-pupns ke Kepala BKN

3.       Instansi mengirim surat permohonan ke BKN

4.       Petugas menerima surat permohonan dari Instansi selanjutnya petugas memverifikasi surat permohonan dengan data yang telah dientri oleh instansi.

5.       PNS dapat melakukan registrasi dan pengisian e-pupns setelah dilakukan verifikasi oleh BKN

Dengan perpanjangan kedua ini diharapkan sudah tidak ada lagi data pns yang belum terdaftar di database ASN.