Informasi

Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Visi BKN : Menjadi Pembina dan Penyelenggara Manajemen Kepegawaian yang Profesional dan Bermartabat Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Segala Pengurusan Kepegawaian Tidak Dipungut Biaya Apapun...; Melayani Dengan Peduli Ikhlas dan Bertanggung Jawab Melayani dengan Peduli, Iklas dan Bertanggungjawab ... ;
Selasa, 11 Februari 2020 - 07:38:22 WIB

Urgensi Memelihara Spirit Alumni LATSAR CPNS


Diposting oleh : Teamweb
Kategori: Kepegawaian - Dibaca: 2.388 kali

Urgensi Memelihara Spirit Alumni LATSAR CPNS
Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil [Latsar CPNS] dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan dalam pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika Pegawai Negeri Sipil, pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara, bidang tugas dan budaya organisasinya supaya mampu melaksanakan tugas dan perannya sebagai pelayan masyarakat pada unit kerjanya masing-masing.

Sebelum tahun 2015 dikenal sebagai Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan atau disingkat Diklat Prajabatan atau cukup disebut Prajab. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang pendidikan dan pelatihan jabatan Aparatur Sipil Negara (Pegawai Negeri Sipil), antara lain ditetapkan jenis-jenis diklat ASN/PNS. Salah satu jenis diklat adalah Prajab (Golongan I, II, atau III) yang merupakan syarat pengangkatan CPNS untuk menjadi PNS.

Adapun dasar hukum pelaksanaan kegiatan Latsar CPNS adalah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), Peraturan Pemerintah (PP) No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen ASN, dan Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pelatihan Dasar CPNS. Tujuan Latsar CPNS adalah untuk membentuk PNS yang profesional yang memiliki karakter sebagai PNS yakni sebagai pelayan masyarakat, pelaksana kebijakan publik, dan perekat dan pemersatu bangsa. Karakter yang dibentuk adalah melalui penanaman perilaku bela negara, nilai-nilai dasar PNS, dan penguatan kompetensi bidang tugas.

Kebijakan pembelajaran Latsar CPNS didasarkan Perlaruran Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia [Perlan] Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, Pelatihan Dasar CPNS sebagaiana yang dimaksud dalam Perlan No 12 tahun 2018 pada pasal 1 butir 8 disebutkan bahwa "Pelatihan dasar CPNS adalah Pendidikan dan pelatihan dalam masa prajabatan yang dilakukan secara terintegrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat, dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab dan memperkuat profesionalisme serta   kompetensi bidang”.

Tujuan Latsar CPNS untuk mengembangkan kompetensi CPNS yang dilakukan secara terintegrasi dengan memadukan pelatihan klasikal dan Nonklasikal dan kompetensi social Kultural dengan Kompetensi Bidang,Peatihan klasikan merupakan sebuah proses pembelajaran yang dilakukan secara tatap muka didalam kelas, sedangkan pelatihan non klasikal merupakan proses pembelajaran yang dilakukan secara E-learninng, bimbingan ditempat kerja, maupun paltihan dialam bebas.

Melalui Latsar CPNS ini diharapkan mampu melahirkan komptensi pegawai yang berstandar berdasarkan kemampuan:
1. Menunjukan sikap perilaku bela Negara;
2. Mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS yakni Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi [ANEKA] dalam pelaksanaan tugas jabatannya;
3. Mengaktualisasikan kedudukan dan Peran PNS dalam kerangka Negara kesatuan Republik Indonesia;
4. Menunjukkan penguasaan kompetensi teknis yang dibutuhkan sesuai dengan bidang tugas.
Sedangkan dalam aspek struktur kurikulum Latsar CPNS  dibagi menjadi dua yakni kurikulum pembentukan karakter PNS dan kurikulum penguatan kompetensi teknis bidang tugas.
Kemudian struktur kurikulum pembentukan karakter PNS Dibagi menjadi 4 agenda yakni:
1. Agenda sikap perilaku bela Negara;
2. Agenda nilai-nilai dasar PNS [ANEKA];
3. Agenda kedudukan dan Peran PNS dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia;
4. Agenda Habituasi.

Pembentukan Karakter CPNS
Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan unsur utama sumber daya manusia aparatur negara mempunyai peranan yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan bangsa Indonesia sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 [UUNR 1945]. Sosok PNS yang ideal diwujudkan dengan sikap dan perilaku yang penuh dengan kesetiaan dan ketaatan kepada negara, bermoral dan bermental baik, profesional, sadar akan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik, serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk dapat membentuk sosok PNS seperti tersebut di atas, maka perlu dilaksanakan pembinaan melalui jalur pelatihan sejak CPNS.

Salah satu jenis pelatihan untuk PNS adalah Latsar CPNS yang merupakan syarat pengangkatan CPNS untuk menjadi PNS. Latsar CPNS dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan bela Negara, wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika PNS, di samping pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara, bidang tugas, dan budaya organisasinya agar mampu melaksanakan tugas dan perannya sebagai pelayan masyarakat.

Dalam sistem pembelajaran Latsar CPNS pada kurikulum yang menekankan pada pembentukan karakter PNS, setiap peserta pelatihan dituntut untuk mampu mengaktualisasikan substansi materi pembelajaran yang telah dipelajari melalui proses pembiasaan diri yang difasilitasi dalam pembelajaran agenda Habituasi.

Pembelajaran Agenda Habituasi memfasilitasi peserta melakukan kegiatan pembelajaran aktualisasi mata-mata Pelatihan khususnya pada pembelajaran agenda kedudukan dan peran PNS dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia [NKRI] dan pembelajaran agenda nilai-nilai dasar PNS [Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi disebut juga ANEKA] yang telah dipelajari.

Pengalaman belajar pada agenda habituasi dirancang agar peserta mendapatkan pemahaman tentang konsepsi habituasi melalui kegiatan pembelajaran aktualisasi di tempat kerja dan penjelasan tentang kegiatan pembelajaran aktualisasi. Sehingga peserta akan memiliki kemampuan mensintesakan substansi mata Pelatihan ke dalam rancangan aktualisasi, pembimbingan pembelajaran aktualisasi, melaksanakan seminar rancangan aktualisasi, melaksanakan aktualisasi di tempat kerja dan menyusun laporan aktualisasi, menyiapkan rencana presentasi laporan pelaksanaan aktualisasi, dan melaksanakan seminar aktualisasi.

Khusus bagi peserta Latsar CPNS Golongan III dituntut suatu kemampuan untuk mendeskripsikan analisis dampak apabila nilai-nilai dasar PNS tidak diterapkan dalam pelaksanaan tugas jabatan yang dituangkan di dalam laporan aktualisasinya.

Pembelajaran agenda habituasi didalam struktur kurikulum pembentukan karakter PNS merupakan pembelajaran agenda ke-IV (terakhir).
 
Tujuan Pembelajaran Habituasi
Setelah mengikuti pembelajaran ini, Peserta Pelatihan Dasar Calon PNS diharapkan mampu :
1. Memahami konsepsi pembelajaran aktualisasi dan habituasi;
2. Memahami tahapan pembelajaran aktualisasi; dan
3. Melaksanakan tahapan pembelajaran aktualisasi :
a. menyusun rancangan aktualisasi
b. mempresentasikan rancangan aktualisasi;
c. melaksanakan aktualisasi;
d. menyusun laporan aktualisasi;
e. mempresentasikan laporan aktualisasi.

Memelihara Spirit Alumni Latsar CPNS
Menurut Prof. Sudaryono, perlunya entrepreneur spirit bagi aparatur birokrasi dengan pelayanan pbulik, adalah karena aparatur birokrasi dirasa masih kurang dalam inisiatif dan motivasi, semangat yang rendah untuk meningkatkan kualitas kinerja yang berdampak pada pelayanan masyaraka Karena jiwa entrepreneurship sangat dibutuhkan bagi aparatur birokrasi dalam menjalankan pelayanan publk. Seharusnya seorang entrepreneur memiliki ciri-ciri percaya diri yang  berorientasi kepada tugas dan hasil, berani mengambil resiko, berjiwa seorang pemimpin dan memiliki kreativitas dan inovasi yang tinggi. Lanjut Prof. Sudaryono, pangkal berpikir entrepreneur spirit yang harus dimiliki bagi seorang aparatur adalah berorientasi pada nilai-nilai futuristic, menggali nilai-nilai lama yang masih relevan dibawa ke masa depan [inovasi], berorientasi pada permasalahan-permasalahan kekinian yang mendesak, dan pemahaman posisi tugas dalam kontek pelayanan masyarakat.

Tentu yang harus dipelihara bagi peserta alumni Latsar CPNS selanjutnya adalah bagaimana spirit kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, kerjasama, kemampuan meningkatkan gagasan [ide] tetap terpelihara ketika dalam menjalankan tugasnya sehari-hari. Maka tugas masing-masing unit kerja terus melakukan pendampingan terhadap alumni Latsar CPNS dengan melakukan pengawasan untuk mampu menyesuaikan dengan pola kerja yang harus dilaksanakan berdasar pada tugas dan fungsinya sebagai aparatur Negara.

Membangun kesadaran untuk tetap menghormati sesamanya, berakhlak, bermoral dan mematuhi ketentuan yang berlaku ditempat kerjanya semuai berbasis spiritual secara paripurna. Sehingga dengan demikian akan terpelihara secara berkesinambungan sikap perilaku bela Negara, mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS, mengkonkritkan kedudukan dan peran PNS dalam NKRI juga, menunjukan penguasaan kompetensi teknis yang dibutuhkan sesuai bidang tugasnya.

Sudah pasti banyak pelajaran dapat dipetik dari kegiatan Latsar CPNS berharap agar spirit terus bergelora sepanjangnya bagi alumni Latsar CPNS sehinggi terwujud PNS yang professional dan bermartabat yang sesusungguhnya.
 
 
 
Oleh: Satia Supardy
Widyaiswara pada Pusbang ASN BKN





Berita Terkait